HABA ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfarlaky, menyampaikan kebutuhan mendesak warganya pasca banjir di Kabupaten Aceh Timur.
Menurut Bupati, kebutuhan paling urgent saat ini adalah hunian sementara bagi korban banjir. Banyak rumah warga yang hilang atau rusak parah akibat terjangan air.
“Korban bencana di Lokop membutuhkan rumah sementara untuk tempat tinggal karena rumah mereka hilang dan rusak berat,” ujar Iskandar Usman, Jumat (5/12/2025).
Bupati menjelaskan kondisi warga pascabanjir masih memprihatinkan. Selain kehilangan harta benda, banyak warga yang kehilangan tempat tinggal. Arus banjir bahkan menghanyutkan rumah-rumah mereka.
Dampak banjir juga dirasakan sektor pendidikan. Iskandar menyebut hampir 70 persen bangunan sekolah rusak, dan sebagian fasilitas tidak dapat digunakan.
“Tenda darurat untuk ruang belajar sangat dibutuhkan agar anak-anak di pedalaman tetap bisa bersekolah. Selain itu, peralatan dan perlengkapan belajar juga menjadi kebutuhan mendesak,” kata Bupati.
Tidak hanya pendidikan, kelompok rentan seperti bayi dan perempuan pengungsi juga memerlukan bantuan segera. Kebutuhan seperti susu, popok, dan pembalut menjadi prioritas.
Krisis logistik pun masih berlangsung. Air bersih, perlengkapan mandi, pakaian, dan peralatan cuci masih sangat dibutuhkan. Kondisi sektor kesehatan juga berada dalam keadaan darurat. Pasokan obat-obatan untuk puskesmas dan rumah sakit terbatas, sementara jumlah warga sakit meningkat.
“Satu rumah sakit bahkan lumpuh total akibat terendam banjir, sehingga pelayanan medis terganggu. Hampir seluruh ambulans juga mengalami kerusakan,” ungkap Iskandar Usman.
Bupati berharap pemulihan pascabencana tidak hanya fokus pada bantuan makanan, tetapi juga pada pemulihan hunian, pendidikan, dan layanan kesehatan.
“Warga kehilangan rumah, anak-anak tidak bisa sekolah. Kami sangat berharap hunian sementara dan tenda sekolah bisa segera tersedia agar kehidupan bisa berjalan kembali walau dalam keterbatasan,” tuturnya.





Komentar