Haba Forkopimda
Beranda » Berita » Personel Sat Polairud Polres Aceh Timur Lakukan Pencarian ABK Hilang di Perairan Nurussalam

Personel Sat Polairud Polres Aceh Timur Lakukan Pencarian ABK Hilang di Perairan Nurussalam

Personel Sat Polairud Polres Aceh Timur Lakukan Pencarian ABK Hilang di Perairan Nurussalam
Personel Sat Polairud Polres Aceh Timur Lakukan Pencarian ABK Hilang di Perairan Nurussalam

HABA ACEH TIMUR Tim gabungan dari Satpolairud Polres Aceh Timur bersama sejumlah instansi terkait menggelar operasi pencarian terhadap seorang anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan hilang di perairan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (14/11/2025). Pencarian dipusatkan pada koordinat 05°16’121″ N – 97°43’381″ E, titik terakhir korban terlihat sebelum diduga terjatuh ke laut.

Korban diketahui bernama Syafruddin (60), nelayan asal Desa Keutapang Mameh, Kecamatan Idi Rayeuk. Ia tercatat sebagai ABK kapal motor KM Aneuk Bahagia.

Kronologi Kejadian

Kasatpolairud Polres Aceh Timur, AKP Ade Candra, S.H., M.H., menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 04.30 WIB, sesaat setelah kapal selesai mengangkat jaring. Saat itu, Syafruddin berjalan ke bagian belakang kapal melalui sisi kiri untuk buang air kecil.

“Korban diduga terpeleset dan jatuh ke laut. Rekan-rekan ABK berupaya menolong dengan terjun ke air, namun korban tidak terlihat lagi,” kata AKP Ade Candra.

Nahkoda kemudian menghubungi pemilik kapal dan melaporkan kejadian tersebut kepada Satpolairud Polres Aceh Timur.

Ketua KNPI Aceh Timur Soroti Kasus Dugaan Pengeroyokan, Desak Aparat Bertindak Cepat

Tim Gabungan Dikerahkan

Menerima laporan tersebut, Satpolairud mengerahkan tim gabungan yang melibatkan:

Tim bergerak ke lokasi dengan perahu patroli dan peralatan pencarian standar untuk melakukan penyisiran di sekitar titik koordinat awal.

Upaya Pencarian

Pencarian dilakukan dengan metode:

Cuaca yang tidak stabil menjadi tantangan utama. Gelombang yang meningkat serta jarak pandang yang menurun membuat proses pencarian berlangsung dengan kewaspadaan tinggi.

Operasi Dihentikan Sementara

Memasuki sore hari, kondisi laut semakin tidak bersahabat. Tim akhirnya menghentikan pencarian sementara pada pukul 18.30 WIB karena minimnya penerangan dan faktor keselamatan.

“Pencarian akan dilanjutkan esok pagi. Kami berharap korban segera ditemukan,” ujar AKP Ade Candra.

Penelusuran Berlanjut

Hingga operasi dihentikan, tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan. Tim gabungan dijadwalkan memperluas area pencarian pada hari berikutnya dengan dukungan tambahan personel jika diperlukan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *